Jumat, 17 Juni 2016

Kesehatan Mental - Kasus Skizofrenia di Indonesia

Contoh Kasus Kesehatan Mental di Indonesia

Kasus yang akan saya paparkan ini kebetulan dialami oleh kerabat saya. Ibu Rani (nama samaran) adalah ibu 7 anak yang sangat bertanggung jawab, ia juga menyayangi anak-anaknya. Dalam kesehariannya, Ibu Rani senang menjahit dan tak jarang ia membuatkan sesuatu untuk anak-anaknya.
Namun, sikap dan perilakunya mulai berubah sejak ia memasuki usia dewasa madya. Ia hanya duduk terdiam di kursi tanpa jelas sedang memikirkan apa. Ia sering terlihat seperti sedang berbicara dengan orang lain, padahal dalam kenyataannya ia sedang duduk seorang diri. Lalu tiba-tiba saja ia bisa tertawa terbahak-bahak. Ibu Rani mulai menganggap bahwa dirinya merupakan  istri Allah. Ia selalu berkata bahwa jiwa Ibu Rani sebenarnya telah tiada dan yang ada di dalam tubuh itu ialah orang lain. Ibu Rani juga selalu merasa bahwa dirinya dikontrol oleh seorang lelaki yang ia sebut dengan “bapak-bapak”, dan seorang lelaki itu kerap memarahinya apabila ia melakukan sesuatu.
Selain itu, ibu Rani selalu bercerita bahwa di depan rumahnya selalu dipenuhi oleh orang-orang dan mereka sangat meng-agung-agungkan, bahkan menyembah beliau. Apabila ada tetangganya yang lewat di depan rumahnya, ia kerap kali berkata bahwa ia bisa mendengar suara hati dan membaca pikiran mereka, ia percaya orang itu menghina dan seringkali ingin menyiksa dirinya. Tak jarang, Ibu Rani pun mendengar bisikan-bisikan yang menyuruhnya untuk membunuh anaknya. Sampai suatu waktu, tiba-tiba Ibu Rani melemparkan piring dan gelas ke arah anaknya dan berkata bahwa anaknya harus mati. Semakin hari, Ibu Rani pun berbicara yang tidak beraturan dan sering tidak masuk akal.

Keadaan yang dialami oleh Ibu Rani disebut dengan skizofrenia. Kondisi skizofrenia merupakan jenis ganguan otak yang mempengaruhi cara seseorang berperilaku, berpikir, dan melihat sekelilingnya. Hal yang paling menonjol dari penderita skizofrenia adalah pandangan yang tidak pasti mengenai kenyataan, sehingga terdapat kecenderungan penderita skizofrenia yang dapat berhalusinasi, berbicara dengan cara bicara yang aneh yang membingungkan, paranoid jika orang lain sedang berusaha melukai dirinya hingga merasa dirinya sedang diawasi.
Akibat dari kecenderungan tersebut, penderita skizofrenia sangat sulit membiasakan diri dalam aktivitas sehari-hari dan cenderung menarik diri dari dunia luar atau bertingkah laku dengan rasa takut dan kebingungan. Meski tergolong serius, penderita skizofrenia dapat memperoleh pertolongan berupa dukungan obat-obatan dan terapi sehingga dapat menjalani kehidupan yang normal.

Gejala umum skizofrenia adalah:
a)      Delusi (waham), suatu keyakinan yang salah yang tidak dapat dijelaskan oleh latar belakang budaya pasien ataupun pendidikannya. Pasien tidak dapat diyakinkan oleh orang lain bahwa keyakinanya salah, meskipun banyak bukti kuat yang dapat diajukan untuk membantah keyakinan pasien tersebut.
b)      Halusinasi adalah persepsi yang salah, tidak terdapat stimulus sensorik yang berkaitan dengannya. Halusinasi dapat berwujud penginderaan kelima yang keliru, tetapi yang paling sering adalah halusinasi pendengaran dan hausinasi penglihatan.
c)      Pembicaraan kacau, terdapat asosiasi yang terlalu longgar. Asosiasi mental tidak diatur oleh logika, tetapi oleh aturan-aturan tertentu yang hanya dimiliki oleh pasien.
d)     Tingkah laku kacau, bertngkah laku yang tidak terarah pada tujuan tertentu.
e)      Simtom-simtom negative, berkurangnya ekspresi emosi, berkurangnya kelancaran dan isi pembicaraan, kehilangan minat untuk melakukan berbagai hal.

Skizofrenia menurut teori psikologi:
a.       Teori Psikoanalitik
Freud beranggapan bahwa skizofrenia adalah hasil dari fiksasi perkembangan, yang muncul lebih awal daripada gangguan neurosis. Jika neurosis merupakan konflik antara id dan ego, maka psikosis merupakan konflik antara ego dan dunia luar. Menurut Freud, kerusakan ego (ego defect) memberikan kontribusi terhadap munculnya simptom skizofrenia. Disintegrasi ego yang terjadi pada pasien skizofrenia merepresentasikan waktu dimana ego belum atau masih baru terbentuk.
Konflik intrapsikis yang berasal dari fiksasi pada masa awal serta kerusakan ego-yang mungkin merupakan hasil dari relasi obyek yang buruk-turut memperparah symptom skizofrenia. Hal utama dari teori Freud tentang skizofrenia adalah dekateksis obyek dan regresi sebagai respon terhadap frustasi dan konflik dengan orang lain.
Harry Stack Sullivan mengatakan bahwa gangguan skizofrenia disebabkan oleh kesulitan interpersonal yangyang etrjadi sebelumnya, terutama yang berhubungan dengan apa yang disebutnya pengasuhan ibu yang salah, yaitu cemas berlebihan.
Secara umum, dalam pandangan psikoanalitik tentang skizofrenia, kerusakan ego mempengaruhi interprestasi terhadap realitas dan kontrol terhadap dorongan dari dalam, seperti seks dan agresi. Gangguan tersebut terjadi akibat distorsi dalam hubungan timbal balik ibu dan anak.
Berbagai simptom dalam skizofrenia memiliki makna simbolis bagi masing-masing pasien. Misalnya fantasi tentang hari kiamat mungkin mengindikasikan persepsi individu bahwa dunia dalamnya telah hancur. Halusinasi mungkin merupakan substitusi dari ketidakmampuan pasien untuk menghadapi realitas yang obyektif dan mungkin juga merepresentasikan ketakutan atau harapan terdalam yang dimilikinya.

b.      Teori Psikodinamik
Berbeda dengan model yang kompleks dari Freud, pandangan psikodinamik setelahnya lebih mementingkan hipersensitivitas terhadap berbagai stimulus. Hambatan dalam membatasi stimulus menyebabkan kesulitan dalam setiap fase perkembangan selama masa kanak-kanak dan mengakibatkan stress dalam hubungan interpersonal.
Menurut pendekatan psikodinamik, simptom positifdiasosiasikan dengan onset akut sebagai respon terhadap faktor pemicu/pencetus, dan erat kaitannya dengan adanya konflik. Simptom negatif berkaitan erat dengan faktor biologis, dan karakteristiknya adalah absennya perilaku/fungsi tertentu. Sedangkan gangguan dalam hubungan interpersonal mungkin timbul akibat konflik intrapsikis, namun mungkin juga berhubungan dengan kerusakan ego yang mendasar.
Tanpa memandang model teoritisnya, semua pendekatan psikodinamik dibangun berdasarkan pemikiran bahwa symptom-simptom psikotik memiliki makna dalam skizofrenia. Misalnya waham kebesaran pada pasien mungkin timbul setelah harga dirinya terluka. Selain itu, menurut pendekatan ini, hubungan dengan manusia dianggap merupakan hal yang menakutkan bagi pengidap skizofrenia.

c.       Teori Belajar
Menurut teori ini, orang menjadi skizofrenia karena pada masa kanak-kanak ia belajar pada model yang buruk. Ia mempelajari reaksi dan cara pikir yang tidak rasional dengan meniru dari orangtuanya, yang sebenarnya juga memiliki masalah emosional.

Dapat kita ketahui bahwa skizofrenia merupakan salah satu dari penyakit yang berkaitan dengan kesehatan mental. Berdasarkan pengalaman saya akan kesehatan mental ini, dapat saya sebutkan bahwa:
1.      Gangguan mental minor seperti kecemasan, depresi atau gangguan mental dengan keluhan fisik sering tidak disadari sebagai gangguan mental, sehingga biasanya keluarga penderita hanya membawanya berobat ke dokter. Ketika dokter hanya fokus pada keluhan fisik saja maka akan terjadi pemeriksaan dan pengobatan yang sebenarnya tidak diperlukan. Masih banyak dokter yang tidak memperhatikan bahwa latar belakang permasalahan kesehatan pasiennya ialah gangguan mental, sehingga hal ini akan mengakibatkan penanganan yang diberikan tidak efektif.
2.      Stigma => orang yang sakit secara mental dibawa ke dukun dll. Masih banyak masyarakat Indonesia, khususnya keluarga dari kerabat saya tersebut, yang menganggap bahwa gangguan mental ini merupakan ulah dari roh-roh jahat. Tidak jarang keluarga dari Ibu Rani mengajaknya untuk berobat ke kyai atau “orang pintar” karena mereka mengira bahwa Ibu Rani ‘kemasukan roh jahat’.
3.      Mereka yang tidak memahami kesehatan mental akan tidak peduli kepada keluarga yang menderita gangguan mental. Hal ini akan mempengaruhi keadaan penderita karena tidak adanya dukungan sosial.
4.      Bagi masyarakat yang sudah paham akan penyakit yang berhubungan dengan kesehatan mental, namun didaerahnya belum terdapat mental hospital, harus mengeluarkan banyak waktu dan biaya untuk memperoleh pelayanan terdekat. Hal ini, bisa saja menjadi alasan mengapa orang-orang tidak segera mendatangi mental hospital saat mengalami tanda-tanda gangguan mental.
Apabila ada kerabat kita yang mengalami gejala-gejala akan gangguan mental, maka sebaiknya:
1.      Kita mendukungnya untuk menemui psikiater. Tanpa kita sadari, banyak penderita yang sudah memutuskan untuk menemui psikiater, tetapi saat ia berbicara menganai keputusannya kepada keluarganya, mereka justru melarang hal itu. Karena sebagian besar masih beranggapan bahwa psikiater hanya untuk orang gila. Dan meminum obat-obatan anti-depresan sangat tidak baik.
2.      Menurukan stigma bahwa gangguan mental merupakan ulah dari roh-roh jahat, sehingga masyarakat dapat menerima keadaan ini dan tidak menambah beban si penderita.


Sumber:
Bab 2. Universitas Sumatera Utara. diiambil pada tanggal 17 Juni 2016, dari http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/40362/4/Chapter%20II.pdf.
dr. Yuindartanto, Andre. (2009). Skizofrenia. Diambil pada tanggal 17 Juni 2016, dari https://yumizone.wordpress.com/2009/01/10/skizofrenia/.
Skizofrenia, Ini Ciri-Cirinya. Diambil pada tanggal 17 Juni 2016, dari www. meetdoctor.com/mobile/article/skizofrenia-ini-ciri-cirinya.

Kamis, 07 April 2016

Skizofrenia

Skizofrenia

1.     Pengertian Skizofrenia
Skizofrenia adalah sekelompok reaksi psikotis dengan ciri-ciri pengunduran diri dari kehidupan sosial, gangguan emosional, dan afektif yang kadang kala disertai halusinasi dan delusi serta tingkah laku yang negatif atau merusak.
Penyakit ini sebenarnya sudah ditemukan secara khusus sekitar satu abad lalu oleh psikiater Jerman, Emil Kraeplin. Meski sudah lama ditemukan, hanya sedikit orang yang mengenal penyakit ini. Umumnya masyarakat masih menganggap bahwa penderita penyakit ini tidak produktif dan tidak akan punya masa depan lagi. Hal ini cenderung menghasilkan sikap dan tindakan negatif terhadap para penderita, seperti pemasungan, membiarkan mereka berkeliaran di jalan raya, bahkan ada yang tega memasukkan si penderita ke dalam kandang binatang. Sikap yang negatif ini justru memperburuk keadaan si penderita.

2.     Faktor-Fakor Penyebab Skizofrenia
Sebelum hadirnya pendekatan pada skizofrenia, banyak miots yang diterima masyarakat sebagai penyebab gangguan ini. Pertama, masyarakat menganggap penyakit ini disebabkan oleh kutukan yang hanya bisa disembuhkan oleh dukun melalui berbagai ritual. Kedua, menganggap penderita skizofrenia sebagai orang yang berbahaya dan selalu berbuat kekerasan. Ketiga, anggapan bahwa penyakit ini disebabkan oleh lemahnya iman seseorang, sehingga ia mudah dirasuki oleh roh-roh jahat. Konsekuensi logis dari adanya anggapan itu adalah dilakukan terapi eksorsis (pengusiran roh jahat) oleh dukun.
Pada abad ke-19, muncullah pendapat yang menganggap penyakit jiwa lebih disebabkan factor biologis (fisik). Pendapat yang berkembang waktu itu adalah penyakit jiwa disebabkan kurangnya insulin dalam tubuh. Untuk itu, dikembangkanlah terapi injeksi insulin. Juga mulai ada upaya bedah otak (di London), sebab ada keyakinan baru bahwa gangguan jiwa disebabkan oleh adanya kelainan pada otak pasien. Beberapa studi lain menunjukkan skizofrenia disebabkan oleh adanya infeksi virus pada otak; juga bisa bersifat inheritan atau keturunan.Beberapa teori lain menemukan ada faktor nutrisi, lingkungan, keluarga dan reaksi terhadap stress menjadi penyebab skizofrenia. Oleh karena itu, sampai saat ini terdapat banyak konsep tentang factor-fantor penyebabnya.
a.       Faktor Genetis
Dari studi terhadap keluarga para penderita, dijumpai presentasi yang lebih tinggi disbanding populasi umum. Demikian juga, pada studi anak kembar dijumpai kemungkinan yang cukup besar jika saudara kandung penderita adalah skizoprenik. Dari faktor genetis, skizofrenia diwariskan secara multifaktorial, yang artinya penyakit ini tidak hanya dipengaruhi oleh faktor genetis tetapi juga faktor lingkungan.
b.      Faktor Lingkungan
Faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi atau menyebabkan peyakit ini, antara lain: kebudayaan, ekonomi, pendidikan, faktor sosial, penggunaan obat-obatan, stress karena pemerkosaan, penganiayaan yang berat, perceraian, dan sebagainya.
c.       Faktor Biologis
Yang dimaksud dengan faktor biologis adalag faktor faali sebagai penyebab penyakit. Faktor faali bisa merupakan kerusakan jaringan otak atau struktur otak yang abnormal. Kerusakan ini biasanya dibawa sejak lahir.
d.      Faktor Psikososial
Menurut teori psikoanalitis, kerusakan yang menentukan penyakit mental adalah gangguan dalam organisasi “ego”, yang kemudian mempengaruhi cara interpretasi terhadap realitas dan kemampuan pengendalian dorongan seks.Teori ini beranggapan bahwa berbagai gejala skizofrenia memiliki arti simbolik untuk penderita secara individu, misalnya fantasi tentang kiamatnya dunia menunjukkan bahwa alam internal penderita telah hancur.



3.     Gejala-Gejala Skizofrenia
Kriteria resmi skizofrenia di seluruh dunia umumnya mengacu pada DSM-IV yang dikeluarkan oleh American Psychiatric Association (sebuah buku panduan lengkap tentang penyakit jiwa). Kriteria diagnostik itu adalah adanya waham (delusi), halusinasi, bicara terdisorganisasi (sering menyimpang), perilaku yang terdisorganisasi, gejala negatif (pendataran afektif, tidak ada kemauan), dan terjadinya disfungsi sosial.
Tanda-tanda awal yang bisa dideteksi antara lain: penderita mudah curiga, cenderung depresi, cemas, tegang, gampang marah, cepat tersinggung, perasaannya mudah berubah, dan mengalami gangguan makan serta sulit tidur.

4.     Gejala-Gejala Khusus
Sampai saat ini telah ditemukan beberapa tipe penyakit ini, diantaranya adalah sebagai berikut.
a. Tipe Katatonik
Skizofrenia katatonik adalah satu bentuk skizofrenia dangan gangguan parah pada proses-proses mototrik. Ditandai dengan kegelisahan yang ekstrem (parah). Aktivitas motorik yang berlebihan atau hambatan motorik yang parah disertai negativisme (suatu perlawanan terhadap semua perintah / nasihat), stupor (keadaan tanpa rasa seperti rasa dibius), kegaduhan dan sikap mematung.
Gambaran penderita dalam tipe ini antara lain: anggota tubuh sering ditaruh dalam posisi yang tidak wajar atau dalam keadaan mematung selama beberapa saat (sulit sekali dirangsang dari luar). Pasien sering dalam keadaan tidur seolah-olah seperti kena sihir, namun pada waktu sedang aktif ia sering membuat kegaduhan dan menyerang orang lain. Kadang mempunyai kecenderungan bunuh diri dengan mencederai diri sendiri,
Gejala-gejala lainnya adalah roman mukanya sering menampakan rasa curiga, kesadarannya terganggu sehingga membuat perilaku dan aktivitas psikomotornya hiperaktif. Meskipun demikian, daya orientasinya masih berjalan baik, konsentrasi, daya ingat, dan kecerdasannya cukup, serta masih mampu menolong diri sendiri. Secara keseluruhan proses pikirnya cukup baik, ia sendiri menyadari dirinya sedang sakit.
b.  Tipe Hebefrenik
      Status mentalnya secara umum:
1)      Kesadaran rendah
2)      Perilaku dan aktivitas psikomotorik hiperaktif
3)      Pembicaraan secara kualitas kurang, tetapi secara kuantitas cukup
4)      Ekspresi afektifknya irritable
5)      Fungsi intelektual: daya konsentrasi cukup, orientasi (waktu, tempat, orang) baik
6)      Faktor stressor sosial tidak jelas
7)      Mengalami gangguan persepsi, ia menerima halusinasi akustik dan depersonalisasi
8)      Tidak merasa dirinya sedang sakit

5.     Terapi dan Pengobatan
Ada tiga pola utama terapi yang biasa digunakan: drugs therapy, psychoterapy, dan family and community support programme. Ada tiga jenis kelompok cara pengobatan yang diberikan: out patient therapy (menyediakan dukungan dalam menyesuaikan diri pada kehidupan normal dan mencegah agar tidak kumat), perawatan pada saat weekend, dan rawat inap. Tujuan pengobatan adalah mengembalikan penderita skizofrenia pada komunitas sesegera mungkin.
Terapi sosial sangat diperlukan. Skizofrenia memerlukan rahabilitasi intensif, sosial dan industrial, tetapi jumlah rangsangan harus cocok dengan kebutuhan individu. Rangsangan yang berlebihan terbukti menyebabkan kekambuhan, rangsangan yang terlalu kecil terbukti meneruskan terjadinya penarikan diri. Rehabilitasi harus dirancang dengan melibatkan pelayanan perawat, pekerja sosial, serta ahli terapi.




Sumber:
Mowbray, R. M., Timbury, G. C., Ingram, I. M., 1993. Psikiatri: Catatan kuliah. Jakarta: EGC.
Simanjuntak, Julianto. 2008. Konseling gangguan jiwa dan okultisme. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.





Kamis, 14 Januari 2016

Tugas Psikologi Manajemen

Lazada Group


Keberhasilan sistem perdagangan online di Indonesia tidak lepas dari antusiasme masyarakat Indonesia yang mendambakan sebuah kepraktisan dalam berbelanja. Lazada adalah salah satu toko online terbaik tanah air yang hadir dengan konsep produk yang lengkap dan kemudahan belanja online pesan antar.
Merupakan sebuah perjalanan yang menabjubkan bagi Lazada dan orang-orang dibelakanganya yang membuat Lazada menjadi besar seperti sekarang. Bayangkan saja, Dalam kurun waktu satu tahun, Lazada kini telah menjadi toko online terbesar di Indoneia. Wajar bila banyak yang menjuluki Lazada sebagai “The Fastest Growing e-commerce in Indonesia”.


1.     Sejarah Berdiri dan Berkembangnya Lazada


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Januari 2012 – Rocket Internet yang bermarkas di Berlin, Jerman, mendirikan sebuah kantor di ibukota Indonesia, Jakarta. Saat itu Rocket Internet baru memperkerjakan 4 orang karyawan di Lazada.
15 Maret 2012 –  Website Lazada (Lazada.co.id) diluncurkan pada bulan Maret 2012, bukan hanya di Indonesia saja namun juga di Philipina, Thailand, Malaysia, Vietnam, dan menjadikan Lazada sebagai toko online yang kini tidak asing lagi di telinga setiap orang di wilayah Asia Tenggara. Tepatnya pada tanggal 15 Maret lazada.co.id terbuka untuk umum, dengan 4 kategori utama dan 4.000 produk didalamnya.
22 Maret – Selang satu minggu setelah peluncuran, lazada.co.id mendapatkan pelanggan pertamanya, yang kemudian memberikan testimoni pada sebuah interview mengenai kepuasaanya berbelanja di lazada.co.id.
April 2012 – Dengan pelayanan terbaik dari segi kelengkapan produk, pelayanan, dan kelengkapan sistem pembayaran termasuk COD, dalam jangka waktu satu bulan setelah peluncuran, jumlah pelanggan lazada.co.id telah mencapai 1000 pelanggan.
Juni 2012 –  Semakin banyaknya ragam produk yang dijual di lazada.co.id, membuat Lazada membuka kantor baru yaitu sebuah warehouse dan pusat distribusi, kantor terbaru ini menampung dengan baik tiap produk yang tampil pada website dan mengatur tiap pemesanan pelanggan dengan teliti sehingga kemungkinan kesalahan pengiriman kecil terjadi.
Agustus 2012 – Berkat keseriusan dan kerja keras seluruh karyawan dibelakang Lazada, pada bulan Agustus lazada.co.id menjadi top 100 website di Indonesia. Dibulan ini pula Lazada telah memiliki 200 karyawan.
September 2012 – Berkat cepatnya perkembangan lazada.co.id yang diiringi dengan atusiasme masyarakat Indonesia terhadap sistem belanja online, pada bulan sepember Lazada.co.id telah menduduki top 70 website di Indonesia.
14 September 2012 – JP Morgan Asset Management mengkonfirmasi investasi terhadap jaringan LAZADA Asia Tenggara. CEO LAZADA Regional Asia Tenggara, Maximilian Bittner, menyatakan “Kami sangat merasa terhormat untuk menyambut JP Morgan untuk menjadi investor kami dan tentunya sangat bahagia bergabung dengan investor dengan berbagi visi dan kepercayaan akan potensi besar wilayah yang berpopulasi besar dengan mereplikasi perilaku berbelanja online di negara maju.” (Kutipan Wikipedia).
8 Oktober 2012 – Peka dengan perkembangan trend di Indonesia, pada 8 Oktober lazada.co.id menjadi trending topic #2 di Twitter dengan campaign hastag #Bringmeto1D. Dalam campaign One Direction ini Lazada bekerja sama dengan SonyMusic untuk memberangkatkan beberapa pelanggan Lazada.co.id untuk bertemu dengan One Direction.

24 oktober 2012 – Tim Marketing sosial media Lazada bersorak gembira dengan melihat keberhasilannya atas 100,000 “likes” pada akun Facebook page Lazada.co.id.

12 November 2012 – Kinnevik, perusahaan investasi dari Swedia, menanamkan investasi hingga lebih dari USD 40 juta.
 
Desember 2012 – Dengan pelanggan yang terus puas dengan pelayanan dan produk yang dihadirkan, pada bulan terakhir di 2012, Lazada.co.id berada diposisi top 60 website di indonesia dan “like” Facebook yang sudah menembus angka 220.000.
5 Desember 2012 – Summit Partners, salah satu perusahaan modal usaha terbesar di dunia, berinvestasi sebesar USD 26 juta pada Lazada.
12 Desember 2012 –  Angka 12.12.12 adalah sebuah revolusi di dunia e-Commerce di Indonesia yang mana event ini diprakarsai oleh Lazada. Pada 12 Desember 2012 ini, Lazada.co.id menghadirkan berbagai produk pilihan dengan diskon yang sangat besar. Angka penjualan melonjak pesat setelah campaign ini.
31 Desember 2012 – Pentingnya sebuah User Interface sebuah website untuk kemudahan berbelanja tiap orang menjadikan Lazada meluncurkan website dengan interface terbaru, yang lebih bersahabat dan mudah digunakan oleh setiap pengunjung lazada.co.id. Pada bulan ini juga website lazada.co.id sudah memiliki kategori produk sebanyak 13 buah dan 25.000 produk yang dijual online.
Januari 2013 – Tengelmann, group retail strategis dari Jerman, menanamkan dana investasi yang dikabarkan mencapai USD 20 juta.
Februari 2013 – Iklan TVC Lazada.co.id tayang perdana di televisi nasional indonesia.
Maret 2013 – Kepuasan pelanggan Lazada.co.id tercermin pada peringkat Lazada.co.id mejadi website terbaik top 40 di Indonesia.
Hingga saat ini Lazada terus fokus untuk meningkatkan kelengkapan produk, memperluas jangkauan dengan memperkuat infrastruktur logistik, dan memberikan solusi pembayaran guna lebih menyempurnakan pengalaman belanja online yang mudah dan menyenangkan bagi seluruh pelanggan.

 
2.     Kiat Sukses Lazada Bisa Menembus Pasar
Berkaca dari bisnis Lazada, Lazada menjalani model bisnis yang jelas. Visi mereka pada waktu berdiri adalah menjadi toko online yang paling bisa dipercaya di Indonesia. Karena pada masa awal Lazada, mereka melihat masih banyak orang Indonesia yang belum percaya dengan belanja online, menurut mereka, ini adalah peluang yang harus segera diambil. Lazada percaya bahwa jika mereka ingin menjadi toko online yang paling besar, mereka harus menjadi toko online yang bisa dipercaya. Tetapi menjadi terpercaya saja belumlah lengkap, Lazada harus bisa menjadi toko online yang paling lengkap karena pada waktu itu, beberapa toko online yang sudah ada masih menjual produk yang kualitasnya tidak diketahui.
Dengan melihat celah itu, Lazada juga ingin menawarkan kualitas produk yang tinggi dan juga lengkap. Orang-orang yang datang ke Lazada tidak hanya bisa belanja barang elektronik saja, tetapi juga bisa belanja produk fashion, peralatan olahraga, dan lain-lain. Mereka percaya bahwa dengan melakukan hal ini mereka bisa meraih hati konsumen untuk menjadi toko online yang paling bisa dipercaya. Berikut strategi yang bisa membantu mereka meraih visinya untuk menjadi toko online yang paling bisa dipercaya, yaitu:
 
a.       Konsep B2C (Bussiness to Customer)
Lazada berbeda dengan toko online yang lain seperti tokopedia, kaskus, dan elevania. Ketiga toko online tersebut lebih mengedepankan C2C (marketplace) Hal ini menyebabkan owner marketplace memiliki kesulitan dalam mengontrol aktivitas keduanya. Terlebih lagi dalam penanganan masalah trust customer. Owner marketplace tidak dapat mengontrolnya karena aktivitas langsung dilakukan oleh kedua belah pihak. Owner marketplace hanya menangani masalah payment untuk keduanya sehingga dapat meminimalisir penipuan.
Dalam mencetak kisah suksesnya, Lazada mengedepankan trust customer dengan merekrut supplier terpercaya dan memiliki kualitas produk tinggi sehingga tidak mengecewakan pelanggan bahkan meningkatkan kepercayaan kepada Lazada. Konsep yang Lazada jalankan ini merupakan konsep B2C (Business to Customer). Lazada membeli produk dari supplier dan dimasukkan ke dalam warehouse mereka sebagian untuk menjadi stok dan sebagian dijual kepada customer. Dalam kasus ini Lazada dapat mengontrol kualitas produk, distribusi hingga setelah terjual kepada customer. 

b.      Jasa Pengiriman
Lazada menggandeng beberapa agen ekspedisi terkemuka dan terpercaya di Indonesia seperti JNE, First Logistics, Pandu Logistics dan LazadaExpress. Dalam proses pengiriman ini dibagi menjadi 3 zona, yaitu Zona 1 daerah Jabodetabek dengan biaya pengiriman gratis jika minimum pembelian Rp 100.000,00. Zona 2 daerah selain Jabodetabek dari Indonesia bagian Barat hingga Nusa Tenggara Barat. Pada zona ini biaya pengiriman gratis ketika pembelian diatas Rp 90.000,00 dengan berat produk di bawah 6kg. Zona 3 untuk daerah Indonesia timur meliputi Kalimantan Selatan hingga Papua.

c.       Metode Pembayaran
Untuk mempercantik kisah sukses Lazada. Lazada menggandeng partner perbankan untuk mengatasi masalah pembayaran produk. Pembayaran produk dapat dilakukan dengan 3 cara, pertama melalui COD, dimana pembayaran dilakukan ketika barang dikirim sampai tujuan kemudian customer membayarnya. Cara yang kedua melalui transfer ke rekening Lazada, dalam hal ini Lazada menggandeng Bank BCA, Bank Mandiri, CIMB Niaga, dan Bank BNI. Terakhir, pembayaran melalui kartu kredit yang disediakan oleh Lazada.

d.      Garansi Pengembalian Uang
Tidak hanya COD, Lazada juga menawarkan Money Back Guarantee dimana customer bisa mendapatkan uang mereka kembali apabila tidak suka dengan barangnya atau barangnya tidak cocok selama 30 hari setelah barang sampai. Ini merupakan langkah yang berani dari Lazada pada waktu masa awal mereka, mengingat para pesaing mereka pada waktu itu hanya menawarkan Money Back Guarantee dalam dua hari saja. Lazada bisa menawarkan hingga 15x lipatnya.

Selain hal-hal yang disebutkan di atas, ada hal-hal lain yang dilakukan Lazada, yaitu:
 
a.       Penjualan yang Strategis
Ketika Lazada berdiri, mereka tahu bahwa mereka akan fokus pada produk elektronik. Ini terbukti dengan hasil penjualan awal Lazada di mana sekitar 95 persen berasal dari produk elektronik. Setiap produk itu mempunyai nilai yang berbeda, ada yang tinggi dan ada yang rendah, begitu juga dengan elektronik. Penjualan eletronik Lazada didominasi oleh smartphone dengan jumlah sekitar 70-80 persen. Blackberry menjadi primadona di smartphone karena Blackberry mendominasi penjualan smarphone di Lazada sekitar 70 persen lebih.
Sadar dengan tingginya permintaan Blackberry di masa-masa awal Lazada berdiri, Lazada lalu mencoba menjadikan Blackberry sebagai pusat perhatian dengan terus menawarkan diskon-diskon menarik agar orang mau mengunjungi dan berbalanja di Lazada. Upaya promosi ini mengharuskan Lazada untuk mengurangi margin mereka pada produk ini menjadi 3 persen.
Inilah seni dalam berbisnis, anda harus tahu yang mana yang sebaiknya menjadi prioritas dalam berbisnis. Lakukan dengan strategis dan penuh perhatian. Jika anda mempunyai toko online, coba cari tahu produk anda yang paling disukai dan banyak dicari orang, dengan begitu anda bisa mengeksplor lebih dalam lagi pada produk tersebut. Lagi, prioritas adalah hal yang penting dalam bisnis. Sangat tidak disarankan untuk melayani calon customer yang banyak tanya tapi ujung-unjungnya mereka tidak jadi membeli. Alangkah baiknya jika anda lebih baik dalam melayani customer yang sudah sering belanja di toko online anda untuk mempertahankan mereka agar terus belanja di toko anda dan tidak berpindah ke pesaing anda.

b.      Memperhatikan Prioritas
Menurut Lazada, semua hal harus mempunyai prioritasnya masing-masing. Semuanya tidak bisa berjalan sekaligus. Sebagai CEO, anda tidak bisa melakukan semuanya, harus ada elemen penting yang menjadi prioritas anda.

c.       Kepuasan Pelanggan
Meningkatkan penjualan dan  kepuasan customer adalah hal yang berbeda. Penjualan hanya mendatangkan uang kepada bisnis anda, tetapi supaya bisnis anda menjadi bisnis yang sustainable, kepuasan customer adalah kuncinya. Ketika bisnis anda sudah berjalan dan menunjukkan jumlah penjualan yang menarik investor, mereka tidak lagi fokus melihat penjualan anda, tetapi mereka lebih melihat tingkat retensi (persentase customer yang kembali membeli produk anda). Tingkat retensi ini sangat bergantung dengan kepuasan.
Fung (dalam acara Kopdar Online Shop yang disponsori oleh Rpx Express) mengakui bahwa tingkat retensi Lazada pada awalnya itu sangatlah rendah. “Untuk menghemat biaya, kami tidak menyiapkan stok barang di gudang, melainkan di supplier. Ini adalah kesalahan kami karena ketika suatu barang dipesan customer, kami harus mengontak supplier dahulu untuk memastikan ketersedian barangnya. Di sinilah masalahnya terjadi. Terkadang barang di supplier habis, jikapun ada, barang tersebut telat datang ke gudang kami. Tentunya ini akan menyakiti hati customer dan mengecewakan mereka.” Jika tidak bisa menggunakan sistem konsinyasi, Lazada terkadang nekat membeli barang tertentu dan dalam jumlah tertentu agar barang tersebut bisa segera siap di gudang. Lazada sadar bahwa jika barang tidak ready stock bisa mengurangi kepuasan dan tingkat retensi customer. Tentu ini bukanlah jalan menuju bisnis yang sustainable.
Ia menyarankan agar pebisnis toko online lebih memperhatikan kepuasan customer. Daripada terus menghabiskan uang untuk biaya marketing, mungkin sebaiknya anda memperbaiki kualitas produk dan layanan. Tetapi, kepuasan customer tidak hanya bergantung dari pelayanannya saja, anda juga harus memperhatikan tampilan halaman depan website dan halaman dalam proses pembelian barang. “Saya sering melihat banyak toko online yang memiliki produk bagus dan unik, tapi tampilan website-nya buruk dan sangat tidak menarik, navigasinya juga hancur,” ungkap Fung. Untuk memberikan pengalaman belanja yang menarik, anda harus memperhatikan halaman depan (front page) website anda agar orang merasa tertarik untuk menelusurinya. Lazada sendiri memiliki tampilan yang menarik dengan menampilkan menu highlight agar orang tahu produk mana saja yang lagi hot di Lazada.


3.     Tantangan yang Dihadapi Lazada
Di tengah kemajuan Lazada group yang pada bulan Maret 2015 lalu telah menginjak usia ketiga, sektor logistik dan sumber daya manusia menjadi tantangan mereka. CEO Lazada Indonesia mengatakan bahwa di Indonesia mereka memiliki satu gudang besar di Cakung dan baru dibuka Januari lalu. Gudang di Cakung tersebut memiliki luas area 12 ribu meter persegi. Perusahaan baru saja memindahkan logistik mereka ke gudang Cakung, yang empat kali lebih besar dari gudang lama di Ciracas, Jakarta Timur.
Masalah logistik lain yang dihadapi Lazada adalah infrastruktur dan keberagaman letak geografis. Perusahaan yang bekerja sama dengan 60 perusahaan transportasi dan kurir di seluruh Asia Tenggara mengakui, infrastruktur transportasi dan metode pengiriman di Asia Tenggara masih sangat buruk. Keberagaman letak geografis yang terdiri atas ribuan kepulauan seperti di Indonesia dan Filipina menjadi kendala logistik.
Pengembangan sumber daya juga perlu ditingkatkan, khususnya UKM yang mengembangkan bisnis melalui e-Commerce secara independen. Menurut Magnus, pedagang lokal juga kurang berpengalaman karena konsep e-Commerce masih menjadi hal baru bagi sejumlah pengusaha UKM. Tantangan terbesar yang dihadapi Lazada tahun 2014 terletak pada hubungan dengan para mitra. “Tantangan terbesar kami  sekarang adalah untuk memastikan bahwa semua mitra kami, pemasok, perusahaan logistik dan pedagang berhasil mengikuti pertumbuhan juga.”
Di tahun 2015 yang lalu, untuk mencapai ambisi itu, ada dua strategi besar yang menjadi fokus Lazada. Pertama, adalah mengembangkan platform Marketplace yang sudah terbukti efektif bagi peritel offline untuk menjangkau pasar online. Konsep menyediakan platform bagi toko offline untuk masuk ke online secara mudah ini memang cukup menarik. Mungkin bagi sebagian besar masyarakat masih terbentuk sebuah pemikiran bahwa toko offline tidak tergantikan atau tertandingi dan ini yang menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku e-commerce. Namun, sebenarnya toko online vs toko offline bukan masalah lagi, bagaimana pun pilihan harus tersedia bagi konsumen. Bisa saja konsumen melihat-lihat produk di internet dan memutuskan membeli di toko fisiknya, atau menemukan sesuatu yang disuka saat sedang di mall, namun memutuskan untuk membeli online.
Hal ini terlihat dan disadari para pemilik brand untuk memasarkan produknya secara online, dan peluang bagi perdagangan elektronik untuk menggandeng mereka, menyediakan sebuah wadah yang memudahkan bagi produsen maupun konsumen untuk memasarkan sekalipun mendapatkan barang kebutuhan.
Fokus kedua adalah mengembangkan layanan mobile. Lazada sudah meluncurkan aplikasi untuk versi Android dan akan segera menyusul  versi  iOS-nya. Pelanggan cenderung makin banyak menggunakan ponsel. Apalagi dengan kondisi macet, orang bisa berbelanja dari bus, mobil dan taksi. Lazada akan menawarkan semua pengalaman belanja mobile terbaik tahun ini.


4.     Perkembangan Lazada 5 Tahun Kedepan
Berdasarkan uraian di atas, kami berpendapat bahwa Lazada masih tetap dapat mempertahankan eksistensinya selama 5 tahun ke depan. Hal ini dapat dibuktikan dengan strategi yang selama ini dilakukan oleh pihak Lazada. Dengan menerapkan sistem bisnis dengan konsep B2C (Bussiness to Customer), Lazada dapat mengontrol kualitas produk, distribusi hingga setelah terjual kepada customer. Lazada juga menggandeng beberapa agen ekspedisi terkemuka dan terpercaya di Indonesia seperti JNE, First Logistics, Pandu Logistics dan LazadaExpress. Selain itu, Lazada juga menawarkan Money Back Guarantee dimana customer bisa mendapatkan uang mereka kembali apabila tidak suka dengan barangnya atau barangnya tidak cocok selama 30 hari setelah barang sampai.
Lazada juga melakukan penjualan yang strategis dan memperhatikan kepuasan pelanggan. Dalam hal ini Lazada mengerti apa yang sedang diinginkan oleh banyak customernya dan mencoba untuk melakukan hal-hal yang dapat menarik perhatian customer.
Dalam menghadapi tantangan yang ada, Lazada terus meningkatkan pengembangan sumber daya untuk memastikan bahwa semua mitranya, termasuk pemasok, perusahaan logistik dan pedagang berhasil mengikuti pertumbuhan juga.