Kaitan Psikologi dan Teknologi
Internet
Di era teknologi ini, hampir
semua orang tidak luput dari penggunaan internet. Internet adalah sistem pada jaringan komputer yang
saling terhubung secara global. Jadi apabila seseorang menggunakan internet,
tanpa disadari ia sedang terhubung dengan pengguna internet yang lainnya.
Perkembangan internet yang tak terbendung menyebabkan adanya pergerakan pesat
dalam pola pikir dan kebutuhan manusia akan teknologi. Sedangkan secara
singkat, psikologi adalah suatu bidang ilmu yang mempelajari tingkah laku
manusia. Keduanya pun saling berkaitan.
Dalam perkembangannya,
internet semakin memanjakan para penggunanya dengan menyediakan berbagai macam
informasi yang dapat diakses dengan mudah. Dari segi positif, keadaan ini dapat
meringankan pekerjaan seseorang dan dapat membuat pola pikir seseorang
berkembang lebih luas tanpa terbatasnya jarak, bahasa, dan budaya. Namun,
negatifnya, kemudahan dalam mendapat informasi tanpa harus keluar rumah atau
bertanya kepada orang lain ini membuat seseorang berpikir bahwa ia tidak butuh
orang lain. Selain itu, tersedianya program internet
relay chatting (IRC), e-mail, dan media-media sosial yang memungkinkan
seseorang berkomunikasi dengan orang lain melalui internet telah membuat orang
asyik dengan kehidupannya sendiri. Padahal, manusia pada hakekatnya adalah
makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri dan harus bersosialisasi. Hal ini
tentu berpengaruh besar terhadap perilaku seseorang. Dalam kondisi inilah ilmu-ilmu
dalam bidang psikologi berperan penting untuk menanggulangi dampak-dampak yang
ditimbulkan akibat penggunaan internet, seperti:
a. bidang
psikologi sosial
Tersedianya program internet relay chatting (IRC), e-mail, dan
media-media sosial yang memungkinkan seseorang berkomunikasi dengan orang lain
melalui internet telah membuat orang asyik dengan kehidupannya sendiri. Hal ini
tentu dapat menghambat orang tersebut dalam berkomunikasi di kehidupan nyata.
Dalam kondisi ini, psikologi sosial sangat membantu individu dalam berinteraksi
dengan individu lain atau kelompok.
b. bidang
psikologi kepribadian
Berbagai kemudahan yang di dapat
melalui internet telah mengubah pola kepribadian individu menjadi pribadi yang selalu
ingin instan. Melalui psikologi kepribadian, seseorang dapat mengetahui tingkah
laku manusia dan dapat menyatukan pikiran dan perasaannya, sehingga ia mampu
menampakkan perilaku positif yang mempengaruhi kehidupannya sehari-hari.
c. bidang
psikologi pendidikan
Psikologi
pendidikan adalah ilmu yang mempelajari tentang perilaku manusia di dalam dunia
pendidikan yang bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan keefisienan
individu di dalam pendidikan. Kemajuan bidang
teknologi dan informasi dalam hal ini memiliki pengaruh dalam dunia pendidikan.
Melalui psikologi pendidikan, seseorang dapat menguasai dan dapat menggunakan
internet dengan sebaik mungkin sehingga dapat dihasilkan individu-individu
kompeten untuk memajukan dunia pendidikan.
Selain hal-hal yang disebutkan di atas, ternyata internet juga berpengaruh terhadap perkembangan psikologi, antara lain:
1. Teknologi internet dapat
memudahkan penyelenggaraan pendidikan psikologi karena pengguna internet dapat
mengunduh materi atau informasi yang berkaitan tentang psikologi.
2. Teknologi internet dapat
membantu penelitian yang berhubungan dengan studi psikologi.
3. Teknologi internet dapat
memungkinkan seseorang melangsungkan konseling pribadi dan terapi melalui email.
4. Teknologi internet
menyediakan sumber informasi tentang konsep psikologis dan permasalahannya.
5. Teknologi internet
menyediakan informasi tentang layanan psikologis tertentu.
6. Dalam bidang psikologi
dan organisasi, internet memiliki peranan yang cukup signifikan. Hal ini dapat
dilihat pada sistem perekrutan karyawan, proses promosi perusahaan, dan
pencarian lowongan pekerjaan yang saat ini sudah banyak dilakukan melalui
internet.
7. Adanya web yang menyediakan tes – tes
yang berhubungan dengan psikologi, seperti tes intelegensi, tes kepribadian dan
psikotes secara online. Meskipun beberapa tes yang tersedia di internet tidak
100% akurat, namun jika kita mempelajari
tes – tes tersebut, tentunya akan sangat berguna untuk kedepannya nanti karena
tes-tes seperti ini biasa digunakan dalam perekrutan karyawan.
Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa psikologi
dan teknologi internet saling berkaitan erat. Ilmu yang ada di bidang psikologi
dapat dijadikan acuan seseorang dalam menggunakan internet, sehingga akan
terbentuk individu-individu kreatif dan bertanggung jawab dalam penggunaan
internet, serta dapat memajukan dunia pendidikan. Sedangkan internet memuat
informasi-informasi atau materi penting yang berkaitan dengan bidang psikologi,
sehingga masyarakat awam dapat dengan mudah mempelajari dasar-dasar psikologi
tanpa terbatasnya jarak, bahasa, dan budaya.